Sinopsis & Review Film Shin Ultraman (2022)
Filmnya dirilis
pada 13 Mei 2022 dan berdurasi 1 jam 51 menit. Pemeran utama di film ini
ialah: Masami Nagasawa dan Takumi Saitoh. Untuk pemeran pendukungnya yaitu Akihisa Taki, Akari Hayami, Hidetoshi Nijima,
dan Tanaka Tetsushi.
Film yang
mengisahkan kemunculan monster yang mengancam keselamatan warga Jepang. Dengan
segera pemerintah Jepang membuat unit baru yang dikenal SSSP untuk memusnahkan
monster tersebut.
Artikel ini
berisi spoiler. Bagi kalian yang mau nonton, jangan baca artikel ini! Mari
sama-sama kita lihat sinopsis dan review dari film ini.
Sinopsis & Review
Warga digegerkan
dengan munculnya monster bernama “Spesies Kelas S atau Kaiju.” Lalu pemerintah
Jepang membuat unit SSSP untuk memusnahkan monster itu. Anggota unit SSSP
meliputi: Tatsuhiko Munakata (Tanaka Tetsushi), Kimio Tamura (Nishijima
Hidetoshi), Shinji Kaminaga (Takumi Saitoh), Akihisa Taki (Daiki Arioka), dan
Yumi Funabe (Akari Hayami).
Monster kaiju
terus menyerang rumah penduduk. Tiba-tiba
saja ada objek yang tidak dikenal jatuh dari angkasa. Objek tersebut ialah raksasa misterius (Ultraman).
Namun, pada saat itu pemerintah Jepang belum menamainya Ultraman.
Lalu Ultraman terlibat duel dengan monster kaiju.
Hasilnya Ultraman memenangkan duel dengan monster kaiju. Unit SSSP kedatangan anggota baru dari Badan
Intelijen Keamanan Publik. Anggota baru tersebut bernama Hiroko Asami (Masami
Nagasawa). Lalu Anggota SSSP menyarankan nama makhluk raksasa itu dengan Ultraman.
Tiba-tiba saja Anggota unit SSSP dikejutkan dengan kedatangan makhluk asing. Makhluk asing dipanggil dengan nama Zarab. Zarab meminta pemerintah Jepang untuk menjalin persahabatan dengannya. Lalu pemerintah Jepang setuju dengan jalinan persahabatannya.
Zarab langsung
menemui Kaminaga. Zarab meminta Kaminaga untuk membantunya menghancurkan
manusia. Namun, dia menolaknya. Alhasil Kaminaga disekap dan diancam akan dibocorkan
identitasnya. Anggota SSSP dikejutkan dengan munculnya Ultraman.
Namun, kali ini
Ultraman malah menyerang rumah penduduk. Alhasil anggota unit SSSP
bertanya-tanya mengapa Ultraman menyerang rumah penduduk? Anggota unit SSSP
dikejutkan kembali dengan rekaman yang menunjukkan Kaminaga adalah seorang
Ultraman.
Kaminaga
ditemukan oleh rekannya Asami. Kaminaga pun akhirnya mengaku kepada Asami bahwa
ia seorang Ultraman. Lalu Kaminaga berduel dengan Ultraman yang membuat
kekacauan. Ultraman tersebut ternyata samaran dari Zarab. Kaminaga memenangkan
duel dengan Zarab.
Anggota SSSP
dikejutkan kembali dengan munculnya makhluk asing lagi. Makhluk asing itu
bernama Mefilas. Kedatangannya untuk menawarkan kotak beta kepada pemerintah
Jepang. Kotak beta berfungsi sebagai senjata biologis untuk menangkal serangan
dari monster. Mefilas menemui Kaminaga untuk bekerja sama, tetapi ia
menolaknya.
![]() |
| Kolase Kaminaga dan Ultraman |
Kaminaga langsung memohon kepada anggota unit SSSP untuk mendapatkan kotak beta milik Mefilas sebelum diberikan kepada pemerintah Jepang. Kaminaga berhasil mendapatkan kotak itu. Alhasil Kaminaga harus bertarung dengan Mefilas.
Tiba-tiba saja
Mefilas meghentikan pertarungan dengan Kaminaga. Alhasil ia pergi dari bumi. Kaminaga
bertemu dengan Ultraman Zofy. Kedatangannya untuk menjemput Kaminaga kembali ke
planet asalnya. Lalu Kaminaga tidak meghiraukan ajakan itu.
Kaminaga langsung
memberi tahukan kepada anggota SSSP soal makhluk aneh yang ada di langit (Zetton). Ia pun meminta
anggota unit SSSP untuk membantunya. Lalu Kaminaga bertarung dengan Zetton.
Namun, Kaminaga tidak berhasil mengalahkannya dan ia pun terluka parah dari
seragan Zetton.
Dengan bantuan unit SSSP, Kaminaga kembali
lagi bertarung dengan Zetton. Alhasil
Kaminaga memenangkan pertarungan dengan Zetton. Lalu Kaminaga meminta Zoffy
untuk tidak memusnahkan umat manusia dan melepas status Ultramannya.
Permintaannya pun dikabulkan dan Kaminaga menjadi manusia seutuhnya.
![]() |
| Potret Ultraman melawan Zetton |
Awal mula munculnya Ultraman di bumi terjadi di film Shin Ultraman. Ultraman berbeda dari makhluk asing lainnya. Ia membantu umat manusia bukan menghancurkan umat manusia. Hal itu membuat pemerintah Jepang sedikit terbantu dengan kehadirannya.
Mungkin ada sedikit perbedaan dari seri dramanya, dari alur ceritanya yang dipercepat dan postur dari Ultramannya. Visual yang ditampilan, tidak jelek dan tidak bagus. Jadi biasa-biasa saja, sama seperti serial Ultraman lainnya.
Untuk film ini saya kasih rating 7. Sedangkan untuk akting pemerannya saya kasih 7,5. Untuk para penggemar tokusatsu bagaimana pendapat tentang film ini? Apakah sudah sesuai ekspektasi kalian atau belum?
Terima kasih
sudah membaca sinopsis dan juga review film ini. Kritik atau saran bisa
disampaikan di kolom komentar dan sampai jumpa.




Posting Komentar untuk "Sinopsis & Review Film Shin Ultraman (2022)"